Budidaya alpukat pelan tapi pasti semakin digemari dan dikembangkan masyarakat luas, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satunya Bapak Harjono yang seorang pensiunan PU begitu semangat bertanam alpukat. Beliau memesan bibit alpukat dan tanaman lain di tempat kami dalam jumlah lumayan banyak. Ada ratusan bibit yang beliau ambil dari tempat kami. Terimakasih kami sampaikan untuk beliau.
Menurut penuturan BP Harjono ada 3 alasan mengapa menanam alpukat begitu prospek. Pertama, Harga yang relatif stabil. Harga buah alpukat di pasaran lumayan cukup tinggi. Per KG nya bisa sampai 20 ribu hingga 30 an ribu. Harga yang cukup tinggi bagi petani Indonesia dibanding dengan buah yang lain.
Kedua, Pangsa pasar yang luas. Serapan minat pasar terhadap buah alpukat masih cukup tinggi di berbagai pasar buah di Indonesia termasuk di Jogja. Di Pasar buah Gamping, harga buah alpukat termasuk salah satu buah yang laris manis di pasaran.
Ketiga, Cara budidayanya Mudah. Budidaya akpukat tidak harus dengan kriteria khusus. Petani awam pun bisa menanam bibit pohon alpukat.
